Suasana politik di tanah semakin memanas menjelang Pilkada serentak. Yang paling terasa tentu pemilihan gubernur DKI Jakarta yang sangat menyita perhatian. Memang d saya tidak memilih untuk ketiga pasangan calon pemimpin Jakarta karena KTP saya domisili Bogor. Namun perbincangan pilkada ibukota ini tidak ada hentinya di dunia nyata maupun maya.

Setiap adanya pemilihan saya sangat menghindari untuk terlibat membicarakannya sampai hari pencoblosan tiba seperti pada Pemilu Presiden yang lalu. Bukan tidak ingin berkontribusi menyuarakan dukungan kepada salah satu calon, tetapi biarlah itu menjadi rahasia saya dan Tuhan yang tahu pilihan jatuh kepada siapa sampai hari pencoblosan tiba.

Jujur saya sampai capek melihat para pendukung masing-masing calon berdebat membela jagoannya. Dan tak lepas peran media, baik konvensional maupun sosial, membawa dampak hebat kepada anak yang belum mengerti politik. Diikutsetrtakannya anak pada saat kampanye, belum lagi tentu doktrin-doktirn kampanye yang sampai ke kuping mereka akan sangat berpengaruh pada pola pikir anak. Tentu ini sangat mengkhawatirkan.

Nah, sebagai orang tua yang baik kita harus menjelaskan bahwa politik itu bukan agama. Politik itu bagaimana kita menjadi seorang warga negara yang baik. Untuk itu marilah mengajarkan nilai-nilai pendidikan politik kepada anak dimulai dari rumah.

1. Mendengar
Kebanyakan orang merasa ingin selalu didengar, tetapi untuk mendengarkan pendapat orang lain itu sulit. Ajarkan kepada anak bagaimana menghargai orang lain tanpa harus memandang suku, ras, atau agama lain.

2. Berpikir dan Bersikap Kritis
Dengan dibekali pengetahuan yang benar, anak memiliki keberanian untuk bersikap kritis terhadap kekeliruan yang terjadi di sekitarnya.

3. Bertanggung Jawab
Berani mempertanggung jawabkan setiap apa yang menjadi pilihannya. Ajarkan juga anak untuk tidak berbohong dan bersikap sportif.

4. Pentingnya sebuah proses
Untuk mencapai sesuatu tentu butuh usaha dan kerja keras. Berikan pengertian bahwa hasil akhir bukan yang utama sehingga anak termotivasi untuk menikmati prosesnya.

Bagaimana Pendapatmu?